Terkait dampak pergeseran tanah, masih sama dengan sebelumnya yakni satu bangunan vila roboh dan jalan alternatif Bogor-Cianjur retak. Untuk kondisi jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
"Sampak sekarang belum ada (perluasan dampak)," ungkap Jalal.
Sementara itu, tambah dia, lokasi pergeseran tanah cukup jauh dari pemukiman. Hanya terdapat bangunan vila dan warung-warung warga sekitar.
"Cuma hanya vila sama warung-warung masyatakat pinggir jalan aja," tutupnya.
Diketahui, pergeseran tanah terjadi di Kampung Cibitung, Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor pada 28 Maret 2023. Bangunan vila roboh dan jalan alternatif Bogor-Cianjur retak.
(Awaludin)