UKRAINA - Ketika militer Ukraina melakukan pertahanan dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, salah satu tugas pertama pasukan darat — tentara, korps lintas udara, dan marinir — yakni menerobos pertahanan lawan, yakni Rusia.
Yaitu, membersihkan dan menerobos ladang ranjau, kawat berduri, parit, dan tanggul yang telah dibangun Rusia di sebagian besar garis depan di timur dan selatan Ukraina.
Menerobos adalah salah satu operasi yang paling sulit dan berbahaya dalam perang darat. Bukan tanpa alasan bahwa pasukan mekanis menghabiskan banyak uang untuk memperoleh kendaraan teknik yang sangat khusus, salah satu peran utamanya adalah untuk merobos musuh.
Semakin banyak kendaraan tersebut tiba di Ukraina, berkat sekutu asing Kyiv. Seperti kendaraan lapis baja Jerman, AS, dan Inggris.
NM189 yang bisa diisi dua orang adalah lambung terlacak dari tank Leopard 1 seberat 42 ton dengan bilah dozer yang dipasang di depan dan lengan derek serta ember ekskavator sebagai pengganti turret.
Seperti beberapa AEV lainnya — Assault Breacher yang sangat besar milik militer AS, misalnya — NM189 kompatibel dengan muatan jalur pembersihan ranjau. Bahan peledak seperti tali yang dapat dilontarkan oleh kendaraan, melalui roket kecil, untuk meledakkan ranjau dan meledakkan celah di penghalang tanah.