Menurut UM, YN awalnya tak menaruh curiga terhadap pria tersebut. Pasalnya, tutur katanya dinilai sang kakak sangat sopan dan baik. Terlebih lagi, sama-sama orang Kebumen.
"Iya dia (pelaku) ngakunya istrinya udah meninggal. Kan dimintain KTP takutnya kakak saya juga tertipu kan, eh gak dikasih katanya KTP nya lagi di kampung," kata UM, tiru ucapan sang kakak.
Atas kejadian tersebut, YN kehilangan sejumlah emas sebanyak 25 gram, dan uang Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp5 juta.
"Jadi kakak saya kerja jadi Baby Sitter (pengasuh anak). Udah punya anak dua (janda ditinggal cerai suami lamanya). Jadi selama di Jakarta tinggal sama bos nya," pungkasnya.
(Awaludin)