Kronologi Kasat Narkoba Polres Jaktim Tertabrak Kereta Api, Berjalan Sendirian ke Perlintasan

Muhammad Farhan, Jurnalis
Senin 01 Mei 2023 17:48 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Almarhum Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Timur, AKBP Buddy Towoliu, sebelum ditabrak Kereta Api Tegal Bahari di Stasiun Jatinegara, dirinya menaiki mobil yang disiapkan istrinya.

Buddy terlihat dalam rekaman CCTV, berjalan sendirian dari Mapolres Jakarta Timur menuju Stasiun Jatinegara.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes pol Leonardus Harapantua Simarmata mengungkapkan bahwa AKBP Buddy berangkat menuju kantornya dengan menaiki mobil yang disiapkan istrinya. Lalu, Buddy diantar oleh sepupunya, Johnaedi Towoliu.

"Keterangan dari saksi atas nama Johnaedi Towoliu ini adalah sepupu dari pada almarhum menjelaskan bahwa korban dengan saksi ini berangkat dari rumah korban menuju ke Polres Metro Jakarta Timur menggunakan kendaraan atau mobil yang sudah disiapkan oleh istri daripada korban, dan ini tiba di Polres kurang lebih pukul 05.45 WIB," ujar Leonardus dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Timur, Senin (1/5/2023).

Leonardus menjelaskan, setelah itu Buddy bersama sepupunya berjalan memasuki ruangan pribadinya, kemudian menyantap sarapan pagi yang disiapkan istrinya.

Ia menambahkan, Buddy kemudian meminum obat lantaran dirinya baru saja menjalani operasi batu empedu di Rumah Sakit Pondok Indah.

"Selama di ruangan ini korban sempat berganti baju kemeja berwarna putih mencoba tidur di ruangan istirahat. Namun ternyata tidak bisa tidur, terbangun lagi, membuka baju, selanjutnya mengganti kaos dengan memakai jaket hitam," terang Leonardus.

Leonardus melanjutkan bahwa pada pukul 09.11 WIB, Buddy seorang diri keluar dari ruangannya dan menaiki lift untuk turun dari lantai empat. Buddy terlihat dalam rekaman CCTV berjalan menuju gerbang keluar Mapolrestro Jakarta Timur seorang diri.

"(AKBP Buddy) berjalan kaki seorang diri menyeberang jalan raya depan Polres Metro Jakarta Timur pada pukul 09.12 WIB ini sesuai dengan waktu di CCTV maupun di waktu sebenarnya," ujarnya.

Leonardus menjelaskan bahwa AKBP Buddy berjalan menuju Stasiun Jatinegara dengan seorang diri hingga menuju rel double-double track perlintasan rel kereta api jalur 3.

Berdasarkan keterangan saksi, Buddy sempat berdiri seorang diri di pinggir rel guna menunggu kereta Tegal Bahari yang melintas.

"Keterangan dari saksi masinis dan asisten masinis kereta api Tegal Bahari jurusan Pasar Senen-Tegal ini menjelaskan bahwa masuk Stasiun Jatinegara ini kecepatan kereta 27 km/jam dengan jarak sekitar 300 meter," jelas Leonardus.

"Jadi saksi melihat korban berdiri itu seorang diri sambil mungkin melihat menengok ke kanan dan ke kiri di pinggir tembok bagian dalam pembatas area rel dan Jalan Raya Bekasi Timur. Kemudian saksi melihat korban berjalan ke rel jalur 3 atau tempat TKP yang akan dilewati oleh Kereta Api. Selanjutnya korban tertabrak dan meninggal dunia sekira pukul 09.31 WIB," tutur Kapolres.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya