Bahkan kinerjanya sebagai Menteri dinilai loyal. Sehingga, kata Arif, sangatlah wajar bila pemilih Prabowo yang lalu masih loyal kepada Prabowo dan pemilih loyal Jokowi mengarahkan pilihannya juga kepada Prabowo.
"Tentu di samping alasan-alasan tadi pengaruh endorsement Jokowi dan kinerjanya selaku Menteri juga signifikan menaikkan elektabilitas Prabowo," katanya.
Diketahui, sebagian besar atau 33,5% publik masih menempatkan Prabowo di tempat pertama sebagai sosok yang cocok gantikan Jokowi. Disusul oleh Ganjar di posisi kedua dengan persentase sebesar 19,7, dan Anies Baswedan 18,5 persen pada posisi ketiga.
Sebagai informasi, survei ini dilaksanakan pada 1-10 Mei 2023 melalui wawancara langsung terhadap 1.230 responden yang berusia 17 tahun ke atas atau telah memiliki KTP Indonesia.
Adapun margin of error +/- 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%. Pencuplikan sampel menggunakan metode multistage random sampling atau rambang berjenjang.
(Erha Aprili Ramadhoni)