India Bantu Indonesia di Zaman Revolusi Kemerdekaan, Punya Kode Assalamualaikum

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 25 Mei 2023 07:08 WIB
Ilustrasi (Foto : India Today)
Share :

SUDAH berabad-abad lamanya hubungan antara India dan Indonesia terjalin. Karena itu peran India dalam pengakuan kemerdekaan Indonesia di mata dunia cukup besar.

Dalam buku ‘British Occupation of Indonesia: 1945-1946’, dikisahkan intelijen Inggris mendapati beberapa anggota Divisi ke-23 India, bersimpati dan melakukan desersi, hingga membelot, akibat propaganda Indonesia melalui radio.

Diketahui, India membantu Indonesia dalam hal diplomasi di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tapi juga desersi Pasukan Inggris berdarah India memberikan senjata untuk para kombatan kemerdekaan di masa revolusi.

Sebagaimana yang dituliskan A.G. Khan dalam tulisannya di Milli Gazette 2012, tercatat sekira 600 tentara India muslim justru desersi dan membelot ke kelompok perjuangan Indonesia, disertai bawaan persenjataan dan amunisi sebagai “hadiah”.

Simpati mereka tak lepas dari kesamaan agama, tatkala banyak kombatan Indonesia yang hendak menyerang tangsi-tangsi Inggris, diawali teriakan “Allahu Akbar”. Sontak, para tentara India itu pun memilih meletakkan senjata dan mengibarkan bendera putih, tanda menolak saling membunuh sesama muslim.

Cerita ini pernah terungkap di buku ‘Forgotten Wars: Freedom dan Revolution in Southeast Asia’, di mana para tentara India di Jawa Barat, pilih menyerahkan senjata saat sekelompok laskar menyerang dengan seruan “Allahu Akbar”. Selain menyerah, tentara India itu turut memberikan bantuan suplai makanan, senjata, hingga rokok.

Saat revolusi berakhir, hanya sekira 75 di antara mereka yang masih hidup dan kebanyakan, enggan pulang ke India, serta memilih tinggal, menikah dengan orang Indonesia dan hidup di tanah air.

Simpati lainnya juga pernah ditunjukkan Brigade I dari Divisi 32 British India yang dikomandani Abdul Matin dan Ghulam Ali, misalnya.

Sebagaimana yang tertulis di buku ‘The Role of Pakistan During the Indonesia Struggle’, mereka acap menolak perintah Inggris, lantaran merasa senasib sebagai bangsa terjajah seperti halnya Indonesia.

Tokoh seperti Ghulam Ali bersama ratusan pasukan muslim India, pernah dikisahkan menyalurkan pakaian, makanan dan perlengkapan medis lainnya kepada Indonesia. Figur lain seperti Mayor Ahmad Husein, bahkan ikut membelot dan bergabung ke TKR untuk kemudian, memimpin Resimen III berpangkat Letnan Kolonel.

Kisah lain tentang pembelotan tentara India juga pernah dilakukan Ghulan Rasul dan tujuh rekannya. Pada suatu ketika, bahkan mereka acap menggelar pertemuan rahasia, di mana komunikasi mereka menggunakan kode “Assalamualaikum”, ketika bersua dengan beberapa petinggi Divisi Siliwangi.

“Saya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan rasa syukur. Pada hari-hari nan suram saat revolusi, mereka (kombatan Indonesia) rela berkorban demi kemerdekaan. Hal ini jangan pernah dilupakan bangsa Indonesia sendiri,” ungkap seorang tentara British India, Nip M. Karim di buku yang sama.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya