Asal Usul Kosakata Nusantara yang Digaungkan Lagi Oleh Mahapatih Majapahit

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 29 Mei 2023 07:05 WIB
Share :

JAKARTA - Gajah Mada bertekad menyatukan sejumlah wilayah kerajaan menjadi satu kesatuan kala menjabat sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit. Dari sanalah awal mula politik nusantara kembali menyeruak setelah masa Kertanagara sudah memulai politik tersebut.

Lantas seperti apa politik nusantara yang akhirnya kosakata itu dijadikan sebagai nama ibu kota negara baru Indonesia yang ada di Kalimantan Timur. Sumpah Gajah Mada penyatuan nusantara tercetus agar penundukan daerah-daerah di luar Jawa untuk digabungkan dengan Kerajaan Majapahit.

Program politik Nusantara sebagaimana dikatakan sejarawan Slamet Muljana pada "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit", dimaksudkan untuk memupuk keagungan Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit diidentifikasikan dengan kerajaan dari Pulau Jawa.

Jadi politik Nusantara dimaksudkan untuk pengagungan kerajaan Jawa. Cara berpikir yang demikian adalah cara berpikir Jawa sentris. Maksudnya ialah cara berpikir dengan Jawa sebagai pangkal bertolak. Pemikiran yang demikian pada zaman Majapahit abad 14 mudah dipahami, karena para pembesar Majapahit di bawah pimpinan Patih Amangkubhumi Gajah Mada memang bermaksud untuk mengagungkan Kerajaan Majapahit, dengan menundukkan pulau-pulau di luar Jawa.

Majapahit terletak di Pulau Jawa, para pembesarnya adalah orang Jawa. Sedangkan orang-orang Jawa pada waktu itu berpikir Jawa-sentris, hal itu sudah logis. Namun pengertian sumpah Nusantara itu zaman sekarang ditafsirkan sebagai usaha untuk mempersatukan Kepulauan Nusantara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya