Kerap Jadi Tahanan Politik, Berikut Lokasi-Lokasi Pengasingan Bung Karno

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 01 Juni 2023 05:01 WIB
Rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu. (Foto: GoHolidayBengkulu)
Share :

Pada 1948, Bung Karno diasingkan Belanda selama 12 hari di Desa Lau Gumba, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumetare Utara. Bung Karno diasingkan bersama Haji Agus Salim dan Sutan Sjahrir di rumah bekas perwira Belanda.

Beliau kemudian dipindahkan ke Parapat pada 1949 karena Belanda khawatir akan kedekatan Bung Karno dengan masyarakat Brastagi. Di Parapat,Bung Karno diletakkan di rumah bergaya arsitektur Eropa.

Di tahun yang sama Bung Karno juga diasingkan ke Pulau Bangka, Kota Muntok dan menjalani masa- masa sunyi sebagai tahanan politik.

Sebelumnya, dari 1938-1942, Bung Karno juga pernah diasingkan di Bengkulu. Rumah pengasingannya berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu.

Bung Karno sering diasingkan Belanda lantaran dianggap sebagai tokoh nasionalis yang menentang kekuasannya di Indonesia. Namun, Belanda tetap berhati-hati dalam memperlakukan Sang Putra Fajar karena pengawasan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya