JAKARTA - Hasil survei terbaru lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) mengklaim, terdapat empat nama tokoh Nadhlatul Ulama (NU) yang memiliki elektabilitas tinggi sebagai calon wakil presiden (Cawapres) di kalangan pemilih Jawa Timur menjelang Pilpres 2024 mendatang.
Hasilnya, nama-nama beken seperti Menteri Koordinator dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD hingga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa masuk ke dalam bursa Cawapres potensial.
Menurut Survei ASI, 64,4 persen masyarakat meyakini bahwa penentu kemenangan Pilpres 2024 adalah ketika cawapres-nya merupakan tokoh NU. Sebanyak 12 persen masyarakat mengaku faktor tokoh NU sebagai cawapres bukanlah faktor penentu kemenangan. Sisanya tidak tahu/tidak jawab.
Lantas, survei ini memotret tokoh NU asli Jatim yang diinginkan masyarakat untuk berpasangan dengan setiap kandidat capres teratas. Tiga kandidat capres dengan elektabilitas teratas dalam survei ini adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Untuk berpasangan dengan Capres Prabowo Subianto, sebanyak 23,6 masyarakat menginginkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Lalu 24,4 persen ingin cawapres Prabowo adalah Khofifah Indar Parawansa, 14,4 persen Mahfud MD, dan 12,8 persen menginginkan Ketua Umum Ikatan Sarjana NU Ali Masykur Musa.
Untuk berpasangan dengan Capres Ganjar Pranowo, masyarakat paling banyak, 22,2 persen, menginginkan Khofifah. Lalu nama lain adalah Muhaimin (21,1 persen), Mahfud (19,2 persen), dan Ali Masykur Musa (11,2 persen).
Adapun untuk berpasangan dengan Anies Baswedan, sebanyak 25,2 persen masyarakat Jatim ingin sosok Mahfud MD. Lalu Khofifah (18,7 persen), Muhaimin (12,5 persen), Ali Masykur Musa (10,4 persen).