Hal ini, katanya, untuk menjawab dirinya yang dikabarkkan menghilang usai keluarnya surat mutasi dinas.
"Saya pun melapor ke Polda Riau terkait mutasi saya yang tanpa alasan dan seperti ada kepentingan. Saya jalani proses penyelidikan Propam Polda Riau bahkan ibu saya juga mendampingi kerena kebetulan saya juga mengantar ibu untuk berobat jalan," ujarnya.
"Selain itu istri saya juga ikut dan diperiksa di kantor Propam Polda Riau. Jadi saya tidak lari," imbuh pria yang menyatakan sudah 15 tahun berdinas sebagai polisi.
Seperti diketahui Bripka Andry viral setelah curhat di medsos karena kesal dimutasi. Dalam akun IGnya, Andry mengaku selama ini sudah menyetor ke atasnya Komadan Batalyon (Danyon) Pelopor Rokan Hilir Kompol Petrus sebesar Rp650 juta untuk berbagai keperluan. Kompol Petrus sendiri saat ini sudah dicopot dari jabatannya dan ditarik ke Polda Riau.
"Saat ini dia (Kompol Petrus) sudah dimutasi dalam rangksa riksa (pemeriksaan-red). Terkait uang setoran itu masih kita dalami," imbuh Kabid Propam Polda Riau Kombes Johanes Setiawan.
(Fakhrizal Fakhri )