Ramah Lingkungan, Ekonomi Sirkular yang Digagas Ganjar Banyak Diadopsi Anak Muda

Arief Setyadi , Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 17:42 WIB
Ganjar Pranowo (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus mendongkrak pembangunan di Jateng dengan menginisiasi ekonomi sirkular. Ekonomi sirkular sejalan dengan arah pembangunan Indonesia untuk mencapai zero emission di 2060.

Upaya yang dilakukan Ganjar sebagai langkah menekan emisi yang ditargetkan berkurang 29 persen di tahun 2030. Konsep tersebut juga dianggap memungkinkan sumber daya dipakai selama mungkin dan diregenerasi. Potensi sumber daya yang kerap dieksekusi panas matahari, gas rawa, geothermal, serta angin dan air.

Ganjar mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dalam bentuk gheotermal, PLTS, hingga saluran gas pengganti LPG 3 Kg. Ekonomi sirkular, kata Ganjar sebetulnya tren yang sering dipakai masyarakat dalam menjaring usaha.

Contohnya pengolahan ampas tahu, kulit buah, serta bahan lainnya yang bisa menjadi produk bernilai jual, kata Ganjar usai menghadiri sumpah jabatan Ketua DPRD di Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Senin 5 Juni 2023.

“Kalau kemudian masyarakat punya problem di tempatnya masing-masing dan dia ingin menyelesaikan, itu berdasarkan sumber atau resorces yang ada di situ, mereka mampu untuk mengolahnya kembali,” ujarnya melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (6/6/2023).

Provinsi Jateng melalui kedinasan yang ada berupaya melakukan hal serupa terhadap banyak sumber daya yang ada. Sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Ternyata praktek-praktek baik (ekonomi sirkular) itu ada dan kami mencoba mendampingi,” ujarnya.

Anak-anak muda dan generasi z ternyata turut menginspirasi Ganjar. Sebab, mereka banyak yang menerapkan ekonomi sirkular.

Biasanya dalam bentuk usaha produk yang menggunakan barang bekas, misalnya handcraft, lukisan, pakaian, dan sebagainya.

“Ternyata kan generasi-generasi muda sekarang itu sangat berorientasi pada isu lingkungan, bagaimana kemudian dunia itu lebih baik dan lebih nyaman. Maka semua yang hari ini mengganggu, contoh saja sampah, mereka mencoba untuk mengolah,” ujarnya.

Pemerintah sejatinya juga bisa menerapkan hal tersebut dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. Maka, Pemprov Jateng menerapkan konsep ekonomi sirkular.

Konsep tersebut juga membuat Jateng mendapatkan penghargaan perencanaan pembangunan daerah terbaik dari Bappenas sebanyak tiga kali, yakni pada 2019, 2020, dan 2023.

"Kalau kemudian, ada efek-efek penghargaan itu, itu bukan tujuan, yang penting substansinya banyak sekali kelompok masyarakat, anak muda, yang demen (suka) banget sama ekonomi sirkular,” ujarnya.

Ganjar berharap, banyak masyarakat yang menggunakan EBT dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak muda juga diharapkan semakin banyak yang menerapkan konsep tersebut.

“Ya mudah-mudahan makin banyak menjadi trend center ya ekonomi sirkular dan kemudian orang akan mau melakukan aktivitas di situ,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya