Hari-Hari Terakhir Sukarno, Tersisih dan Kesepian

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 07 Juni 2023 05:09 WIB
Sukarno (Ist)
Share :

Penahanan sebenarnya bukanlah sesuatu yang mengejutkan bagi Sukarno. Di masa Hindia Belanda, ia kerap kali ditahan. Namun, ini berbeda dengan masa-masa terakhirnya. Tubuhnya sudah ringkih dan juga mengalami komplikasi penyakit.

“Di Wisma Yaso Bung Karno tidak mendapatkan perawatan yang semestinya bahwa misalnya, ada resep yang dibuatkan oleh dokter itu tidak dipenuhi. Dan kita tau bahwa Bung Karno itu sendiri menderita sakit ginjal dan itu tidak diobati gitu. Sehingga ya Bung Karno ya seperti dibunuh secara perlahan-lahan di sana gitu,” ucap sejarawan Asvi Warman Adam lirih.

Hari-hari Sukarno di Wisma Yaso hanya ditemani kesepian, sekedar teman untuk bicara pun sangat mahal untuk didapatinya. Anak-anak Sukarno hanya diizinkan menengok dengan waktu terbatas, pembicaraan dan tingkah laku mereka juga selalu diawasi oleh para penjaga yang diutus oleh penguasa.

Kesepian inilah yang mengikis habis seluruh semangat hidup Putra Sang Fajar. Tubuhnya pun kian renta karena digerogoti oleh berbagai penyakit yang mendera. 16 Juni 1970, kondisi kesehatan Sukarno semakin parah. Meski sempat menolak, akhirnya Bung Karno dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto oleh tim dokter.

Setelah 4 hari dirawat di RSPAD, Bung Hatta datang menjenguk sahabat seperjuangannya. Seketika Bung Karno seperti diberi kekuatan untuk menyaksikan kedatangan sahabatnya.

Menurut Asvi Warman Adam, ”ketika Bung Hatta datang dan bertemu dengan Bung Karno, Bung Karno ketika itu memegang tangan Hatta dan mereka tidak banya berbicara ya, tetapi ketika itu Bung Karno menangis begitu. Terlepas pernah berpisah secara politik yang satu pernah mengkritik yang lain tetapi persahabatan mereka itu tetap abadi sampai akhir hayatnya.”

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya