Hubungan Diplomatik Majapahit dengan Kekaisaran Cina saat Huru-hara Dinasti Yuan

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 10 Juni 2023 05:23 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

Sejak itu Tsu Yuan dinobatkan sebagai Kaisar bergelar Hung Wu, dan mendirikan dinasti baru bernama Ming artinya gemilang. Hung Wu ialah Kaisar pertama dari Dinasti Ming.

Ketika Peking jatuh, utusan dari Majapahit sudah ada di Fukien dalam perjalanan pulang. Karena mendengar berita tentang jatuhnya Dinasti Yuan, utusan itu kembali ke Peking untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Kaisar Hung Wu.

Secara resmi Kaisar Hung Wu mengirim utusan ke Majapahit pada tahun 1370 untuk menyampaikan berita tentang timbulnya Dinasti Ming sebagai pengganti Dinasti Yuan. Kedatangan utusan itu disambut dengan gembira oleh Raja Majapahit.

Pada bulan kesembilan tahun itu juga Raja Majapahit Sri Pah-ta-la-po (Sri Prabhu) mengirim utusan ke negeri Cina dengan membawa surat yang ditulis di atas lempengan emas dan hasil bumi sebagai balasan. Utusan selanjutnya datang di negeri Cina pada tahun 1375 dan 1377.

Dengan maksud yang sama Kaisar Hung Wu juga mengirim utusan ke pelbagai negara asing di antaranya ke Suwarnabhumi. Utusan Kaisar sampai di Suwarnabhumi pada tahun 1370. Tahun berikutnya Raja Suwarnabhumi mengirim utusan balasan ke negeri Cina dengan membawa surat di atas lembaran emas dan hasil bumi.

Utusan dari Suwarnabhumi selanjutnya datang di negeri Cina pada tahun 1373 dan tahun 1377. Namun Kaisar Hung Wu tidak mengetahui bahwa sebenarnya Suwarnabhumi pada waktu itu bukan negara merdeka, tetapi negara bawahan Majapahit.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya