Lancarkan Serangan Balik, Pasukan Ukraina Berhasil Rebut 3 Desa dari Rusia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 12 Juni 2023 06:05 WIB
Bendera Ukraina terpasang di bangunan yang hancur di Desa Blahodatne, Donetsk, 11 Juni 2023. (Foto: Tangkapan layar via Reuters)
Share :

KYIV - Ukraina mengatakan pada Minggu, (11/6/2023) bahwa pasukannya telah merebut kembali tiga desa dari pasukan Rusia di wilayah tenggara, pemukiman pertama yang dibebaskan yang telah dilaporkan sejak Kyiv melancarkan serangan balasan minggu ini.

Pasukan Kyiv memposting video yang tidak diverifikasi yang menunjukkan tentara mengibarkan bendera Ukraina di sebuah gedung yang dibom di Desa Blahodatne di wilayah Donetsk dan berpose dengan bendera unit mereka di Desa Neskuchne yang berdekatan.

"Kami melihat hasil pertama dari tindakan serangan balik, hasil lokal," kata Valeryi Shershen, juru bicara sektor militer "Tavria" Ukraina, di televisi.

Tentara Ukraina juga merebut kembali Makarivka, desa berikutnya di selatan, dan maju antara 300 dan 1.500 meter dalam dua arah di front selatan, kata Wakil Menteri Pertahanan Hanna Maliar dalam sebuah pernyataan.

"Tidak ada posisi yang hilang pada arah di mana pasukan kami berada dalam posisi bertahan," tambah Maliar sebagaimana dilansir Reuters.

Presiden Volodymyr Zelensky pada Sabtu, (10/6/2023) memberikan sinyal terkuatnya bahwa Kyiv telah meluncurkan serangan balik yang telah lama ditunggu-tunggu untuk merebut kembali tanah di timur dan selatan, membenarkan bahwa "operasi serangan balik dan pertahanan" sedang berlangsung.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Jumat, (9/6/2023) bahwa dorongan militer Ukraina sedang berjalan dengan baik, tetapi sejauh ini gagal menembus garis pertahanan Rusia dan memakan banyak korban.

Pejabat Kyiv telah memberlakukan periode diam operasional yang ketat dan mendesak warga Ukraina untuk tidak mengungkapkan informasi apa pun yang dapat membahayakan operasi tersebut.

Dengan begitu sedikitnya informasi dari Kyiv dan minimnya pelaporan independen dari garis depan, hampir tidak mungkin untuk menilai situasi medan perang.

Video dari Blahodatne menunjukkan pasukan Ukraina di dalam gedung yang rusak berat saat suara artileri bergemuruh di kejauhan.

"Kami mengusir musuh dari tanah asal kami. Ini perasaan terhangat yang ada. Ukraina akan menang, Ukraina di atas segalanya," kata seorang tentara tak dikenal dalam video di Facebook.

Rusia mengatakan setidaknya dua kali minggu ini bahwa pihaknya telah memukul mundur serangan Ukraina di dekat pemukiman terdekat Velyka Novosilka.

Tenggara yang diduduki dipandang sebagai kemungkinan prioritas bagi pasukan Kyiv yang mungkin bertujuan untuk memutuskan jembatan darat Rusia ke semenanjung Krimea yang dianeksasi dan membagi pasukan Rusia.

Makarikva berada sekira 90 km barat laut kota Mariupol, yang terletak di Laut Azov di tepi selatan jembatan darat. Rusia merebut kota besar itu tahun lalu setelah mengepung dan membombardirnya selama beberapa minggu.

Rusia telah membangun benteng besar di wilayah pendudukan untuk mempersiapkan serangan balik Ukraina menggunakan ribuan tentara yang dilatih dan diperlengkapi oleh Barat. 

Dalam pernyataannya, Maliar juga mengatakan pasukan Ukraina melanjutkan operasi penyerangan di timur dekat kota Bakhmut yang hancur dan maju 250 meter di dekat Waduk Berkhivka.

Rusia mengatakan telah merebut kota Bakhmut bulan lalu setelah pertempuran paling berdarah dan terpanjang dari invasi skala penuh Rusia Februari 2022, tetapi Kyiv mengatakan telah mendapatkan kembali wilayah di sisi-sisi kota.

Staf Umum angkatan bersenjata Ukraina mengatakan secara terpisah bahwa brigade infanteri bermotor telah bergerak maju di garis depan di sekitar kota timur Avdiivka dalam beberapa hari terakhir dan merebut posisi Rusia, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya