TULUNGAGUNG – Mantan algojo pada era penumpasan G30 S PKI, Supardi alias Adi mengalami keanehan dalam hidupnya. Itu pun yang membuatnya dipasung, karena dianggap bisa membahayakan masyarakat.
Berawal ketika dirinya merantau ke Palembang, Sumatera Selatan. Ia membabat pepohonan, karena rencananya ia ingin membuat perkebunan kopi.
Gejala aneh mulai terlihat ketika Adi mengeluh jika dirinya selalu diikuti bulan. Kemanapun dia pergi, satelit bumi itu selalu mengikuti langkahnya.
Peristiwa itu diceritakan Kusnoto, tetangga Adi, yang mengaku hidup bersamanya tujuh tahun. "Tujuh tahun kami hidup bersama di Palembang," ujarnya 2011 silam.
Hal yang dialaminya itu membuat Adi gelisah dan selalu mondar mandir setiap malam. "Katanya, dia tengah menghindari bulan yang terus mengikutinya,“ ujar Kusnoto.
Pada saat bersamaan malaria tropis menyerang. Selain Adi, dua orang rekannya yang ikut membabat hutan juga menderita penyakit yang sama.
Satu orang meninggal dunia, dan satu orang lainya tidak diketahui rimbanya. Namun sebelum hilang, warga Desa Podorejo ini juga dianggap tidak waras.