Serangan itu berhasil meluluhlantahkan pertahanan hingga pasukan Sunda menyingkir ke arah barat daya. Pasukan Sunda dapat dikepung berhadapan dengan pasukan yang dipimpin langsung Gajah Mada.
Setiap prajurit Sunda yang menghadang kereta Gajah Mada berhasil disingkirkan satu persatu sehingga peristiwa itu berakhir dengan gugurnya Raja Sunda Maharaja Linggabuana Wisesa, para menteri, dan pejabat Kerajaan Sunda.
Kemenangan yang dibayar mahal setelah itu, karena Dyah Pitaloka Citraresmi memilih bunuh diri setelah melihat ayahnya dan seluruh rombongan Sunda gugur dalam pertempuran itu.
(Rahman Asmardika)