Ingin Kuasai Selat Malaka, Gajah Mada Invasi Samudera Pasai

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 19 Juni 2023 07:01 WIB
Foto: SINDO.
Share :

JAKARTA – Kebesaran dan kemakmuran Kerajaan Samudera Pasai membuat Mahapatih Kerajaan Majapahit, Gajah Mada menjadi sedikit terusik. Gajah Mada risau akan kemajuan Samudera pasai yang menguasai jalur perdagangan strategis di Selat Malaka.

Gajah Mada pun mulai mempersiapkan rencana untuk menyerang kerajaan Islam di Sumatera tersebut. Namun, desas-desus tentang rencana serangan tentara Majapahit itu santer terdengar di kalangan rakyat di Aceh.

Pada 1350, armada Kerajaan Majapahit di bawah pimpinan Gajah Mada memulai invasi dalam beberapa tahapan. Dilansir dari buku "Ensiklopedia Kerajaan Islam Di Indonesia, Binuko Amarseto", serangan pertama Majapahit diarahkan ke perbatasan Perlak tapi mengalami kegagalan karena lokasi itu dikawal ketat oleh tentara Kesultanan Samudera Pasai.

Gajah Mada kemudian mundur ke laut dan mencari tempat lapang di pantai timur yang tidak terjaga. Di Sungai Gajah, Mahapatih Majapahit itu mendaratkan pasukannya dan mendirikan benteng di atas bukit, yang hingga sekarang dikenal dengan nama Bukit Meutan atau Bukit Gajah Mada.

Dia kemudian menjalankan siasat serangan dua jurusan, yaitu dari jurusan laut dan jurusan darat. Serangan lewat laut dilancarkan ke daerah pesisir di Lhokseumawe dan Jambu Air, sedangkan penyerbuan jalan darat dilakukan lewat Paya Gajah yang terletak di antara daerah Perlak dan Pedawa.

Serangan dari darat tersebut ternyata tidak seperti yang telah direncanakan dan mengalami kegagalan karena dihadang oleh tentara Kesultanan Samudera Pasai. Sementara serangan yang dilakukan lewat jalur laut justru bisa mencapai istana.

Penyerangan kerajaan Majapahit atas Samudera Pasai dilatar belakangi faktor politis sekaligus kepentingan ekonomi. Kemajuan perdagangan dengan ramainya bandar-bandar yang berada dalam wilayah kerajaan dan kemakmuran rakyat Kerajaaan Samudera Pasai membuat Gajah Mada berkeinginan untuk merebutnya.

Meskipun ekspansi kerajaan Majapahit dalam rangka menguasai wilayah Samudera Pasai telah dilakukan berulangkali tetapi Kesultanan Samudera Pasai masih mampu bertahan, hingga akhirnya perlahan-lahan perlawanan yang diberikan oleh kerajaan Samudera Pasai mulai surut seiring semakin menguatnya pengaruh Majapahit di Selat Malaka.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya