Analisis Geologi Gempa M6,4 di Bantul Yogyakarta

Binti Mufarida, Jurnalis
Minggu 02 Juli 2023 07:18 WIB
Illustrasi (foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, mengeluarkan analisis geologi terkait gempa besar merusak yang berpusat di selatan Kota Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebelumnya, kejadian gempa bumi merusak itu terjadi tanggal 30 Juni 2023 pukul 19:57:43 WIB dengan magnitudo (M)6,4 pada kedalaman 25 km. Lokasi pusat gempa bumi terletak di Samudera Hindia pada koordinat 110,08 BT dan 8,63 LS.

PVMBG mengatakan, lokasi terdekat dengan pusat gempa bumi adalah daerah selatan Provinsi DIY dan Jawa Tengah. Morfologi daerah tersebut pada umumnya merupakan dataran, dataran bergelombang, dan perbukitan bergelombang hingga terjal pada bagian utara.

“Daerah tersebut pada umumnya tersusun oleh endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, aluvial sungai, dan batuan rombakan gunungapi muda, serta batuan berumur Tersier berupa batuan sedimen (batupasir, batulempung, batulanau, batugamping). Sebagian batuan berumur Tersier dan batuan rombakan gunungapi muda tersebut telah mengalami pelapukan,” kata PVMBG dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (2/7/2023).

Sementara itu, kata PVMBG, endapan kuarter dan batuan berumur tersier yang telah mengalami pelapukan pada umumnya bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

“Selain itu pada morfologi perbukitan yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah apabila dipicu guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi,” ungkapnya.

PVMBG menjelaskan, berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif pada zona prismatik akresi yang terletak pada bagian atas megathrust. Sesar aktif pada zona ini pada umumnya merupakan sesar naik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya