JAKARTA - Pria berinisial US (38) membakar hidup-hidup istri dan anaknya di Cakung, Jakarta Timur saat malam Hari Raya Idul Adha 1444 H. Pembakaran dilakukan ketika masyarakat sedang melantunkan takbir.
Pelaku sempat mengalami cekcok dengan istrinya, WH (37) hingga kesal dan nekat membakar hidup-hidup keluarganya. Peristiwa pembakaran saat malam tahun takbir perayaan Idul Adha.
"Jadi itu kejadian tanggal 28 malam pas malam takbir itu. TKP-nya Cakung, korban tiga orang ibu dan anak," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dhimas Prasetyo sata dikonfirmasi, Minggu (2/7/2023).
Peristiwa terjadi berawal saat pelaku dan sang istri cekcok mulut karena sang suami menuduh istrinya berselingkuh. Akibat cekcok tersebut, sang pelaku melakukan menyiram bensin kepada sang istri dan dua anaknya berinisal K dan N.
"Dan 2 anak tersangka yang sedang main HP selanjutnya tersangka setelah berhasil menyiram bensin ke para korban membakar para korban dan tersangka juga menyiram dirinya dengan bensin di bagian perut tangan dan selangkangan dan juga luka bakar," tambahnya.
Aksi tersebut digagalkan warga yang saat itu mendobrak rumahnya. Akibatnya, pelaku mengalami 20 persen luka bakar di tangan, perut, hingga selangkangan. Sementara itu, istrinya, W (38), dan kedua anaknya, K dan N, mengalami luka bakar 50% karena dibakar pelaku.
"Anak korban dan korban istri luka bakar kurang lebih 50% lanjut anak korban dan istrinya sudah saya rujuk ke RS Tarakan," ujarnya.
Pelaku US juga sudah ditangkap dan ditahan sebagai tersangka. US terancam 12 tahun penjara atas kasus yang ada.
"Tersangka. Tindak pidana PKDRT Pasal 44 UU PKDRT dan/atau Pasal 187 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara," pungkasnya.
(Arief Setyadi )