JAKARTA- Kisah sniper mematikan Indonesia Tatang Koswara tipuBACA JUGA:
Deretan Senjata Sniper Buatan Indonesia yang Ditakuti Dunia musuh dengan sepatu terbalik sudah mendapat pengakuan dunia. Kepiawaian prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tercatat dalam buku 'Sniper Training, Techniques and Weapons' karya Peter Brookesmith tahun 2000 sebagai penembak jitu hebat dunia urutan ke-14.
Kisah sniper mematikan Indonesia Tatang Koswara tipu musuh dengan sepatu terbalik memiliki pengalaman spektakuler dalam menggunakan senjata api.
Kehabatannya terlihat ketika menjalankan misi tempur melawan Fretilin pada 1977-1978 dalam operasi Timor Timur. Ia haru menumpas petinggi Fretilin yaitu Nicolau Lobato.
Dalam operasi Fretilin di Remexio (1977) Tatang Koswara membekali dirinya dengan 50 butir peluru dan senapan Winchester M-70. Sekitar 49 musun berhasil dilumpuhkan, sementara Tatang menyisakan satu peluru untuk dirinya sendiri.
Selain jago mengolah senapan, ia juga mahir dalam mengelabui musuh yang berpatroli. Sniper mematikan Indonesia Tatang Koswara tipu musuh dengan sepatu terbalik yang meninggalkan jejak berlawanan arah.
Tatang Koswara berasal dari Cibaduyut. Sebagian besar keluarganya merupakan pengrajin sepatu di CIbaduyut. Berkat memiliki pemahaman tentang sepatu yang memadai, Tatang Koswara berhasil menciptakan sepatu dengan alas terbaik tetapi tetap nyaman.
Tipu musuh dengan sabtu terbalik terbukti efektif. Tatang Koswara dapat bersembunyi di semak-semak dengan aman. Sementara, prajurit musuh mengajak jejak sepatu yang berlawanan arah.
Tatang Koswara juga pandai melacak jejak korban dari darah yang tercecer di lokasi pertempuran.
Korban yang tertembak pada bagian kepala meninggalkan darah dengan campuran warna putih berasal dari cairan otak. Sedangkan darah berwarna merah dengan jumlah banyak berasal dari dada korban yang tertembak.
Letnan Ginting mengakui kehebatan Tatang Koswara dalam menembak musuh. Keduanya sempat bekerja sama dalam pertempuran. Tatang Koswara saat itu mampu menembak musuh dari jarak 300 meter - 600 meter.
Letnan Ginting yang saat itu menjadi pengawal Kopassus melaporkan kemampuan menembak Tatang kepada Dansatgassus Kolonel Edi Sudrajat.
Peter Brookesmith lewat bukunya mencatat jumlah kills Tatang Koswara mencapai 41 musuh. Padahal Tatang Koswara sudah menumpas lebih dari 100 orang.
Demikian kisah sniper mematikan Indonesia Tatang Koswara tipu musuh dengan sepatu terbalik.
(RIN)
(Rani Hardjanti)