JAKARTA - Hujan mengguyur Tasikmalaya dari malam hingga Jumat (7/7/2023), mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Barat itu.
Selain merendam pemukiman warga, sawah, dan kolam, banjir juga merendam Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya hingga menutup akses masuk ke pesantren dan menggenangi bagian garasi.
Banjir mengakibatkan sejumlah mobil dan vila terendam. Alhasil proses evakuasi warga dan mobil berlangsung dramatis.
Personel BPBD Tasikmalaya berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak banjir karena rumahnya berada di tengah sawah dan tak jauh dari aliran sungai. Selain itu banjir juga merendam area pesawahan dan kolam milik warga.
Salah seorang warga, Wowon mengatakan bahwa saat banjir merendam wilayahnya dirinya sedang di rumah sakit menengok adik yang mendapat perawatan.
"Istri dan anak terjebak banjir saat kejadian semuanya sedang tidur semua semen milik saya sebanyak 20 sak hancur," ujarnya.
Petugas Tagana Tasikmalaya, Asep Ahmad Fauzi mengataka bahwa dari banjir merendam pukul 04:00 WIB diakibatkan curah hujan tinggi dan luapan air sungai di sekitar Ponpes Miftahul Huda Manonjaya.