Kemendikbudristek Kembali Selenggarakan Program IISMA Untuk Siapkan SDM Lebih Tangguh di Masa Depan

Karina Asta Widara , Jurnalis
Sabtu 08 Juli 2023 06:00 WIB
program IISMA yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. (Foto: Dok Kemendikbudristek).
Share :

Jakarta- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menyelenggarakan program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). 

Program ini merupakan salah satu program unggulan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) IISMA yang telah menunjukkan berbagai dampak positif baik secara langsung maupun tak langsung dalam mentransformasi SDM Indonesia.

Plt Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Sri Gunani Partiwi dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar bertema 'Jelajahi Dunia Dunia dan Bentuk Masa Depan dengan Indonesian International Student Mobility Award (IISMA)' mengatakan menurut survei yang dilakukan Kemendikbudristek, alumni IISMA termasuk yang paling unggul dalam kecepatan mendapat pekerjaan.

"Jika biasanya alumni perguruan tinggi mengalami masa tunggu selama empat bulan sebelum mendapat pekerjaan, alumni IISMA rata-rata hanya menunggu selama 0,3 bulan saja. Bahkan, berkat jejaring selama program IISMA, banyak di antaranya yang sudah mendapatkan pekerjaan sejak sebelum lulus di perguruan tinggi," katanya. 

Tak hanya itu, hal serupa juga dikemukakan oleh Wakil Ketua IISMA Andi Rahardiyan Wijaya yang mengatakan "Berkat networking yang bagus, banyak alumni IISMA yang mendapatkan undangan lebih lanjut untuk menyelesaikan skripsinya di luar negeri, serta berkesempatan melanjutkan studi S-2 di sana,” katanya.

Program yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021 ini diberikan kepada mahasiswa Indonesia program sarjana dari perguruan tinggi akademik dan program diploma dari perguruan tinggi vokasi, untuk mendapatkan kesempatan belajar di perguruan tinggi unggul di luar negeri selama satu semester atau selama empat hingga enam bulan.

“IISMA bertujuan untuk mengembangkan dan menyiapkan mahasiswa Indonesia untuk menjadi SDM yang tangguh dan relevan dengan perkembangan dan kemajuan zaman, serta mampu menghadapi tantangan global di masa depan. Selain itu, program ini pun merupakan langkah diplomasi melalui pendidikan lintas budaya, serta membuka pintu bagi para mahasiswa untuk mengembangkan jaringan profesional Internasional yang dapat bermanfaat dalam kariernya di masa depan,” ujar Sri.

Sri Gunani juga menjelaskan dalam IISMA, para mahasiswa tak hanya diberi kesempatan belajar dan mengembangkan dirinya di kampus ternama secara formal, namun juga dapat mempelajari beragam kebudayaan, meningkatkan jejaring, serta mendapatkan beragam pengalaman lainnya yang penting untuk memperkuat kompetensinya baik secara akademik maupun non akademik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya