Kisah Menginspirasi Gatot Subroto, Rela Kocek Gajinya untuk Bantu Kalangan Tak Mampu

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 13 Juli 2023 07:01 WIB
Gatot Soebroto (Foto: Istimewa/Okezone)
Share :

Guru tersebut bersedia memberikan bantuan dan Gatot Subroto dapat pindah dari Banyumas ke Cilacap, bersekolah di HIS. Setelah menamatkan HIS, Gatot Subroto bekerja sebagai pegawai negeri. Namun, pekerjaan seperti itu tidak cocok dengan jiwanya.

Karena itu, ia minta berhenti. Tak lama kemudian, pada 1923, dia memasuki sekolah militer KNIL di Magelang. Sempat menjadi sersan kelas II saat dikirim ke Padang Panjang selama lima tahun, Gatot Subroto kemudian dikirim ke Sukabumi untuk mengikuti pendidikan lanjutan, pendidikan marsose.

Dikutip Sindonews, Gatot Subroto yang bertubuh kekar dan sejak kecil memperlihatkan sifat berani, dengan mudah menyelesaikan pendidikan marsose. Dia lalu ditempatkan di Bekasi dan Cikarang, Jawa Barat. Daerah tersebut pada saat itu sering dilanda kerusuhan yang bersumber pada kekejaman para lintah darat memeras rakyat.

Pemerasan itu membuat rakyat menderita. Pencurian dan penggarongan terjadi setiap hari. Sersan Marsose Gatot Subroto harus mengamankan daerah itu. Yang bersalah ditangkap dan diajukan ke pengadilan. Seringkali ia harus melakukan tindakan itu terhadap rakyat kecil yang jelas melanggar hukum, khususnya yang mengganggu keamanan. Batinnya tertekan, tetapi bagaimanapun hukum harus ditegakkan dan itu adalah tugasnya.

Suara hatinya mengatakan bahwa gangguan keamanan itu terjadi karena rakyat sangat menderita. Dengan pertimbangan itu, selain bertindak tegas, dia pun mempunyai cara lain untuk menolong mereka. Tapi, itu tak mudah. Sebab, seorang anggota KNIL, terlebih lagi pasukan marsose, terikat peraturan cukup ketat. Mereka dilarang bergaul dengan rakyat.

Hal itu disengaja pemerintah kolonial agar mereka tidak berpihak kepada bangsanya. Namun, bagi Gatot, larangan itu tidak sepenuhnya ditaati. Gatot Subroto berusaha membantu keluarga orang-orang yang terpaksa ditangkap dan dihukumnya. Baginya, pelaksanaan tugas dan perasaan kemanusiaan adalah dua hal berbeda.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya