Kisah Subagyo HS Tolak Perintah Presiden Soeharto Jadi Pangkopkamtib

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 13 Juli 2023 07:01 WIB
Presiden Soeharto melantik Jenderal Subagyo HS sebagai KSAD di Istana Negara. (Foto: ist.)
Share :

JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo alias Subagyo HS adalah salah seorang tokoh sentral militer pada masa awal reformasi 1998. Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) kala itu, Subagyo turut bertanggung jawab menjaga stabilitas keamanan di Indonesia yang tengah bergolak.

Subagyo, yang meraih dua kali Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam Operasi Seroja dan Operasi Woyla, juga merupakan satu-satunya KSAD yang merasakan kepemimpinan tiga presiden yakni, Presiden Soeharto, Presiden BJ Habibie dan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sejak dilantik Presiden Soeharto menjadi KSAD ke-20 pada Februari 1998, Subagyo langsung dihadapkan pada situasi keamanan yang sulit. Kala itu tuntutan reformasi santer terdengar menyusul terpilihnya kembali Soeharto sebagai Presiden RI.

Kondisi ini diperparah oleh krisis moneter yang melanda, menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok (sembako) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) melonjak tajam. Pemutusan hubungan kerja besar-besaran sebagai imbas dari krisis ini juga semakin meningkatkan ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintah dan memicu demonstrasi, bahkan kerusuhan di berbagai daerah.

Di Jakarta, kondisi ini membuat situasi keamanan menjadi sangat rawan, terutama setelah pecahnya serangkaian kerusuhan. Untungnya, tindakan yang diambil Subagyo akhirnya berhasil meredam situasi, mencegah kerusuhan semakin meluas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya