JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tak menampik soal isu tokoh politik yang didukung Amerika Serikat atau China.
Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat perang antar dua negara yang awalnya di bidang ekonomi, kemudian berlanjut ke politik hingga militer.
Mahfud MD menjelaskan, Amerika maupun China adalah negara yang sangat berpengaruh dan merupakan mitra strategis ASEAN. Sehingga, apa yang terjadi di antara dua negara tersebut, dapat mempengaruhi negara ASEAN termasuk Indonesia.
"Jadi pengaruh ASEAN itu, pengaruh negara luar terutama persaingan Amerika dan China juga berpengaruh pada politik domestik di Indonesia sekali pun," kata Mahfud saat menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional 2023 'Kepemimpinan Strategis Indonesia di ASEAN di Tengah Rivalitas Geopolitik dan Ancaman Kejahatan Transnasional' di Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis (13/07/2023).
Sehingga, kata Mahfud, isu calon A itu didukung China, si B didukung oleh Amerika, kadang muncul saat kontestasi Pilpres.
"Isu itu muncul-muncul bahkan kadang kala orang kampanye 'Jangan khawatir Amerika di belakang kita', 'oh yang itu mari kita hantam karena di belakangnya Amerika' dan sebagainya. Itu muncul juga isu-isu politik domestik. Meskipun itu tentu saja tidak sesederhana itu masalahnya," sambungnya.
Karena itu, Mahfud MD meminta agar negara-negara ASEAN dapat memperkuat kesatuannya sehingga tidak mudah dipecah belah melalui isu-isu politik domestik.
"Di tengah kondisi tersebut ASEAN tentu harus memperkuat sentralitas dan kesatuannya dari pengaruh kekuasaan eksternal yang ingin memecah ASEAN ini," katanya.