JAKARTA - Selain kerap ditanya wartawan untuk dimitai pandangannya terkait isu terkini, pengamat politik rupanya juga menarik perhatian netizen atau warganet.
Terkait fenomena itu, Jayabaya Engine X beberapa waktu lalu pun merilis hasil survei pengamat politik terpopuler berdasarkan hasil percakapan media sosial.
Dalam data yang dikumpulkan sejak 1 Januari 2023 hingga 12 Juli 2023, ada lima besar pengamat politik yang tingkat ketersukaan oleh netizen terbilang tinggi.
Peringkat pertama yang paling populer adalah Rocky Gerung (19%), diikuti Saiful Mujani (13.4%) dan Effendi Gazali (15.3%). Peringkat keempat ada nama Hendri Satrio (11.8%), dan di posisi kelima Denny JA (10.4%).
Menurut peneliti Jayabaya Engine X Gumilar Satriawan, data tersebut berdasarkan mixed user 4.880 net user.
“Big Data ini mengambil data dari media sosial dan media online. Semakin sering disebut di media-media online dan media sosial, maka orang tersebut semakin populer. Orang terkenal, orang populer itu kan yang paling sering dibicarakan”, ucap Gumilar, Senin (17/7/2023).
Gumilar menjelaskan, nama-nama tersebut oleh pihaknya diambil secara random dan tidak memiliki kriteria tertentu atas pilihan nama tersebut.
“Jika sering muncul di TV, YouTube, media sosial dan media online, maka nama orang tersebut kami ambil. Nah itu saya ambil sebagai subject. Pengamat politik nasional maupun lokal,” ujarnya.
Ia menjelaskan peringkat tersebut selalu mengalami perubahan, tergantung durasi proses data mining dan jumlah usernya.
“Urutan ini bisa berubah tergantung kepada durasi proses data mining dan jumlah usernya”, ujar Gumilar.
Pengamat politik lainnya yang masuk dalam radar Jayabaya Engine-X di antaranya Burhanuddin Muhtadi (8,4%), Akbar Faisal (6,2%), Eep Saefulloh Fatah (5,1%), Refly Harun (3,4%) dan Yunarto Wijaya (2,6%).
Disusul oleh Siti Zuhro (1,5%), Adi Prayitno (1,1%), Firman Manan (1%) dan Muhammad Qodari (0,5%). Selanjutnya terdapat nama Toto Izul Fatah (0.3%), Ikrar Nusa Bakti (0.1%), Hasan Hasbi (0%), dan terakhir Tjipta Lesmana (0%).
(Angkasa Yudhistira)