Ia menjelaskan peringkat tersebut selalu mengalami perubahan, tergantung durasi proses data mining dan jumlah usernya.
“Urutan ini bisa berubah tergantung kepada durasi proses data mining dan jumlah usernya”, ujar Gumilar.
Pengamat politik lainnya yang masuk dalam radar Jayabaya Engine-X di antaranya Burhanuddin Muhtadi (8,4%), Akbar Faisal (6,2%), Eep Saefulloh Fatah (5,1%), Refly Harun (3,4%) dan Yunarto Wijaya (2,6%).
Disusul oleh Siti Zuhro (1,5%), Adi Prayitno (1,1%), Firman Manan (1%) dan Muhammad Qodari (0,5%). Selanjutnya terdapat nama Toto Izul Fatah (0.3%), Ikrar Nusa Bakti (0.1%), Hasan Hasbi (0%), dan terakhir Tjipta Lesmana (0%).
(Angkasa Yudhistira)