Pengakuan Tersangka Utama Jual Ginjal ke Kamboja: Tak Untung Malah Utang Rp700 Juta

Irfan Ma'ruf, Jurnalis
Sabtu 22 Juli 2023 22:29 WIB
Tersangka jual ginjal, Hanim (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Tersangka utama tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kasus jual beli ginjal jaringan Indonesia - Kamboja, Hanim (41) mengaku tak mendapat keuntungan sama sekali dalam menjalankan bisnis ilegal ini.

"Nggak ada untung sama sekali, malah kalau dihitung ininya malah rugi, karena dorongan," kata Hanim, Sabtu (22/7/2023).

Hanim menceritakan, awalnya dirinya dan keluarga mengalami kesulitan ekonomi untuk mendapatkan uang. Dia lalu berpikir mendonorkan ginjalnya dengan mencari cara menjual ginjal melalui media sosial dan mendapatkannya.

Pada Juli 2019 setelah melakukan medical check up, Hanim berangkat ke Preah Ket Mealea Hospital, Kamboja untuk menjalani transplantasi ginjal dan dia mendapatkan uang Rp120 juta. Di sana, Hanim bertemu dengan seseorang yang disapa Miss Huang, sosok yang berperan mengatur segala hal transplantasi ginjal di Kamboja.

Setelah melakukan transplantasi ginjal, tersangka ini menyanggupi saat diminta menjadi koordinator jual beli ginjal jaringan Indonesia-Kamboja oleh broker dan Miss Huang.

Bersama timnya dari 2019 lalu, dia lalu mencari orang-orang yang ingin mendonorkan ginjal dari media sosial. Namun karena pandemi Covid-19, Hanim baru bisa memberangkatkan orang pada 2023.

Pada Maret 2023, Hanim mendapat 40 orang yang ingin melakukan transplantasi ginjal. Hasil medical check up, hanya 35 orang yang bisa mendonorkan ginjalnya. "Nah, ternyata di bulan Maret itu ada info tidak jadi, tidak jadi proses. Jadi 35 itu dipulangkan. Itu biaya ini itu jadi kasbon saya ke rumah sakit (Preah Ket Mealea)," ujar Hanim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya