Pemerintah Belanda Memohon Maaf ke Indonesia Usai Tak Bisa Menyangkal Fakta Mereka Terlibat Perbudakan

Raniah Tamarisha, Jurnalis
Selasa 01 Agustus 2023 07:29 WIB
Share :

JAKARTA - Belum lama ini pemerintahan Belanda mengucapkan permintaan maaf atas terjadinya perbudakan yang pernah terjadi di masa lalu. Hal ini berkaitan dengan Indonesia, karena pada zaman dahulu Indonesia merupakan negara yang pernah dijajah oleh Belanda selama ratusan tahun.

Sejarawan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Margana, M.Phil mengatakan permohonan maaf yang diucapkan oleh Belanda yang baru diumumkan ini didasarkan pada hasil penelitian tim research. Tim research yang diberi nama Reasearch De Kolonisasi dibentuk karena banyaknya tuntutan yang berasal dari internal maupun eksternal terhadap sejarah Belanda di Indonesia.

“Dalam penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para sejarawan banyak ditemukan fakta bahwa Belanda banyak melakukan tindakan-tindakan kekerasan yang melanggar HAM, sehingga itu cukup mengganggu masyarakat Belanda dalam hal citra negara dan citra masyarakatnya,” kata Margana, dalam Special Dialogue Okezone, Rabu (2/8/2023).

Tim research yang dibentuk Belanda ini melakukan penelitian yang sangat luas hingga mengeluarkan biaya sekitar 4 juta eruo. Tim ini juga melibatkan peneliti-peneliti yang berasal dari negara lain salah satunya yaitu peneliti dari Indonesia.

“Kemudian dari hasil reaserch ini mereka menemukan fakta-fakta yang tidak bisa dibantah lagi tentang kekerasan yang dilakukan oleh Belanda, mereka menyebutnya sebagai eksesif violent itu kekerasan yang eksesif,” ujarnya.

Meski pemerintah belanda tidak ingin mengatakan jika fakta ini merupakan kejahatan perang, mereka tetap tidak bisa menghindari fakta-fakta yang sudah ditemukan. Sehingga mau tidak mau pemerintah Belanda harus tetap memberikan pernyataan resmi untuk meminta maaf atas apa yang pernah terjadi.

“Permintaan maaf ini dilakukan pertama kali oleh Wilhelm Alexander ketika berkunjung ke Indonesia tahun 2021 bersamaan dengan pengembalian keris Diponegoro, Wilhelm meminta maaf atas kejadian kekerasan yang terjadi di masa-masa akhir pendudukan Belanda di Indonesia,”tambahnya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya