Bertahun-tahun kemudian, sebuah kelompok elite dibentuk untuk mempromosikan gerakan 'pro-Prancis' tetapi 'anti-kolonialis'. Anggota kelompok ini kemudian menjadi politisi selama Republik Prancis Keempat dari 1946 hingga 1958 ketika Gabon menjadi wilayah luar negeri Prancis, tetapi dengan perwakilan dan majelisnya sendiri.
Pada 1958, Gabon menjadi republik otonom Perancis. Akhirnya, pada 17 Agustus 1960, setelah serangkaian perjanjian kerja sama, Gabon diberikan kemerdekaan dan kedaulatan penuh.
Saat ini tanggal 17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Gabon. Rakyat Gabon mengadakan pesta, konser, parade, dan pertunjukan kembang api sebagai perayaan dan pengingat akan kemerdekaan ini.
(Rahman Asmardika)