Sosok Oppenheimer, Ilmuwan Fisika yang Dijuluki Father of Atomic Bomb

Susi Susanti, Jurnalis
Minggu 06 Agustus 2023 06:01 WIB
Ilustrasi ledakan (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA- Amerika Serikat (AS) diketahui menjadi negara yang menciptakan nuklir melalui sebuah proyek bernama The Manhattan Project di Los Alamos, New Mexico.

Uji coba pertama senjata ini berlangsung di gurun Alamogordo pada 16 Juli 1945. Dan kurang dari sebulan, dua buah bom atom meledak di Jepang. Tepatnya di kota Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945 dan mengakhiri Perang Dunia II. Dari situlah muncul nama Oppenheimer.

Oppenheimer ini dibuat oleh ilmuwan pembuat bom atom untuk Hiroshima dan Nagasaki. Dia adalah seorang ilmuwan fisika yang berhasil menjadi kepala laboratorium The Manhattan Project sekaligus menemukan bom atom. Berkat hal ini pula dirinya disebut sebagai "Father of Atomic Bomb".

Dilansir Atomic Archive, Julius Robert Oppenheimer lahir di New York City, 22 April 1904. Ayahnya adalah seorang penjual tekstil Jerman kaya raya, sedangkan ibunya adalah seorang seniman keturunan yahudi.

Oppenheimer adalah lulusan Ethical Culture Society School yang kemudian masuk ke Harvard pada 1922. Pada mulanya, Oppenheimer tertarik dengan kimia sebelum akhirnya beralih ke fisika.

Dia lulus pada 1925 dan segara bekerja dibawah JJ Thomson di Laboratorium Cavendish, Universitas Cambridge, Inggris. Setahun berselang, dirinya dibawah Max Born belajar di Universitas Gottingen dan meraih gelar Ph.D di usia 22 tahun serta menerbitkan banyak kontribusi penting untuk teori kuantum yang baru dikembangkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya