SEOUL – Saat ini, kondisi peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 dari Indonesia di Korea Selatan (Korsel) dalam keadaan aman dan tetap bersemangat. Bahkan masih tampil pada pertunjukan kesenian di panggung utama Jambore pada Senin (7/8/2023) malam bersama 15 negara lain yang lolos seleksi untuk tampil di panggung utama Jambore.
KBRI Seoul juga menyatakan telah menyiapkan bantuan dengan akan mengerahkan beberapa mahasiswa Indonesia yang bisa berbahasa Korea, ke tempat-tempat pemindahan peserta.
Hal ini terkait dengan rencana pemerintah Korsel akan mengevakuasi peserta akan segera dievakuasi dari bumi perkemahan Sae Man-Geum lebih cepat dari rencana semula pada 12 Agustus 2023.
Evakuasi ini dilakukan untuk menghindari Topan Khanun yang bergerak mendekati Sae Man-Geum. Persiapan pemindahan 39.000 peserta dari bumi perkemahan itu mulai dilakukan.