SOLO - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya pada sosok Ignatius Slamet Riyadi. Pasalnya, perjuangan besar Slamet Riyadi pada peristiwa Serangan Umum Surakarta pada tahun 1949 silam sangat besar.
Hal itu diutarakannya saat menghadiri peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (10/8/2023).
Peringatan tahun Harvetnas 2023 mengangkat tema besar , yakni “Dengan Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai Juang ‘45, LVRI Turut Serta Mensukseskan Pemilu 2024 dan Konstitusi untuk Melanjutkan Pembangunan Nasional”.
“Peringatan Harvetnas juga dimaksudkan untuk mengenang gencatan senjata pada 1949 di Kota Solo,” ujar Menhan RI, Prabowo Subianto dalam sambutannya.
Mantan Danjen Kopassus ini mengatakan, Kota Solo memiliki rekam jejak sejarah dan saksi hidup peristiwa penting dalam merebut kedaulatan NKRI.
“Salah satu tokoh yang diingat oleh masyarakat Kota Solo adalah Ignatius Slamet Riyadi,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Prabowo Subianto mengagumi Slamet Riyadi yang kala itu menjadi komandan brigade di usia yang sangat muda. Beliau menilai bahwa Slamet Riyadi dan pejuang-pejuang Indonesia lainnya telah memiliki rasa tanggung jawab yang besar walaupun masih berusia muda.
“(Menjabat) komandan brigade (usia) 22 tahun, Saudara-saudara. Artinya apa? Bapak-bapak kita waktu itu sangat muda tapi mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Punya jiwa kepemimpinan yang besar,” tutur Prabowo Subianto.