JAKARTA – Pemerintah mengupakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan menaburkan garam di langit Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), guna mengurangi polusi udara.
Menurut laporan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) penyemaian mulai dilakukan sejak Sabtu (19/8/2023) dengan 1 sorti penerbangan. Penyemaian awan hampir selama 2 jam penebangan (14.15-16.00 WIB) dengan menaburkan garam semai sekitar 800 kg di atas ketinggian 9000-10.000 kaki.
BACA JUGA:
Lantas, bagaimana cara kerja modifikasi cuaca dengan menaburkan garam tersebut, serta kenapa garam dijadikan bahan utama?
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pernah menjelaskan, penyemaian garam dilakukan ke awan-awan hujan. Tujuannya agar proses kondensasi berlangsung lebih cepat dan hujan dapat segera turun.
Sementara itu, National Geographic Indonesia menjelaskan, metode ini menggunakan garam yang terdiri atas natrium klorida atau kalium klorida. Penyemaian awan dalah metode ilmiah yang digunakan untuk mengubah pola cuaca alami dan meningkatkan curah hujan di lokasi tertentu.