Kisah Sniper Kopassus Secara Brutal Tembaki 11 Kawannya Sendiri

Arief Setyadi , Jurnalis
Sabtu 02 September 2023 08:02 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok TNI)
Share :

JAKARTA - Letda (Inf) Sanurip secara brutal memberondong kawannya sendiri di Timika, Papua, 15 April 1996 silam. Peristiwa tersebut terjadi menjelang penugasan pembebasan 11 sandera dari Organisasi Papua Merdeka.

Sanurip merupakan anggota Kopassus TNI AD malah menembakkan senjata otomatis dengan menyasar orang-orang di dekat hangar pesawat yang dioperasikan tentara di Bandara Timika.

Dalam penembakan itu, sebanyak 16 orang tewas, yaitu 11 tentara dan 5 warga sipil. Tembakan membabi buta itu juga melukai 11 orang lain.

Sanurip memiliki spesialisasi penembak jitu alias snipper masih berusia sekitar 36 tahun. Kala itu, Sanurip adalah pelatih tembak tempur.

Brigadir Jenderal Amir Syarifudin, Kepala Pusat Penerangan ABRI saat itu menceritakan, peristiwa tersebut berawal ketika Sanurip terbangun dari tidurnya dan membuat suara berisik di dalam hanggar pesawat.

Kemudian ditegur temannya. Namun, Sanurip malah tidak terima dan langsung memberondong teman-teman senapan. Sanurip keluar dari dalam hanggar dan langsung menembak siapa saja yang dijumpainya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya