JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid angkat bicara terkait penunjukannya sebagai ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Arsjad mengaku kaget dengan kabar penunjukannya tersebut. Awalnya dirinya baru mengetahui penunjukannya sebagai Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 dari media online.
"Pertama saja saya kaget karena saya, pas saya lagi acara dari ASEAN ini saya datang ke ASEAN Business Award,” kata Arsjad di Hotel Mulya, Jakarta, Selasa (5/9/2023).
“Pas saya sampai di sana tiba-tiba ada salah satu teman datang ke saya ngasih lihat, nih ada satu berita,” Kebetulan ada salah satu nih, dari online. Pas saya baca, ya ampun ya Allah, kaget saya," lanjutnya.
Kendati demikian, Arsjad merasa terhormat usai terpilihnya sebagai Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
"Karena terus terang aja, saya gak diinformasikan. Apa namanya, ya suatu kehormatan. Tapi kan walaupun gimanapun harus bicara dulu dong. Jadi suatu kehormatan," kata Arsjad.
Arsjad bakal mempersiapkan diri karena dirinya memegang cukup banyak jabatan saat ini. Diantaranya Ketum Kadin, Ketua ABAC dan Direktur Utama PT Indika Energy.
"Nah itu dulu, kan saya belum bicara, belum ngobrolin, yang paling penting saya mesti ngomong sama pemangku kepentingan," ujar Arsjad.
"Tahu ga siapa pemangku kepentingan? Istri, anak-anak, belum perusahaan, belum Kadin. Itu semua keluarga besar kan, jadi kan bukan hanya keputusan seorang diri,"pungkasnya.
Sebelumnya, Arsjad Rasjid dipilih menjadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Saat ini, Arsjad juga tercatat sebagai Ketua Umum Kadin.
Arsjad akan dibantu oleh sejumlah pendamping, termasuk di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo.
(Fahmi Firdaus )