Nabil Haroen Sebut Nahdlatul Ulama Menentukan Pemilu 2024

Awaludin, Jurnalis
Kamis 07 September 2023 15:12 WIB
Ketua Umum PP Pagar Nusa, Nabiel Haroen (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Nabil Haroen mengatakan, politik Indonesia saat ini sangat dinamis dan menarik. Perubahan-perubahan kondisi sosial politik yang sangat cepat, terutama menjelang pemilu legislatif dan pemilihan presiden, menimbulkan konstestasi yang sangat menarik, terutama setelah pengumuman pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar.

"Politik Indonesia pada tahun ini, sangat berbeda konteksnya dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama terkait kelompok-kelompok yang saling berkontestasi maupun saling berkolaborasi," kata Nabil Haroen dalam keterangannya, Kamis (7/9/2023).

Kata dia, setelah pasangan Anies Baswedan – Muhamin Iskandar mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden – Wakil Presiden, ada beberapa perubahan dinamis dalam konteks persaingan politik.

"Dua nama kandidat calon Presiden yang muncul di publik, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, juga sedang mempertimbangkan calon wakil presiden yang tepat dan pas dengan kebutuhan kontestasi politik," beber pria yang juga Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI).

Pada saat ini, sambung Nabil, Nahdlatul Ulama dan komunitas santri, menjadi faktor penentu yang penting dalam kontestasi politik. Konstituen dari komunitas Nahdlatul Ulama, dengan jumlah yang sangat besar, menjadi kunci untuk persaingan politik menuju 2024.

"Apalagi, persebaran pesantren Nahdlatul Ulama juga sekarang sudah beragam dari ujung Aceh hingga Papua, dengan kecenderungan politik yang sangat menarik," tuturnya.

Kata Nabil, Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, dengan jelas mengatakan bahwa secara organisasi, NU hanya fokus pada pemberdayaan ummat, tidak mengurus politik praktis. Ini kerangka dan norma yang sangat penting yang sudah digariskan oleh Kiai Yahya, untuk menegaskan fokus NU.

"Namun, secara personal, masing-masing warga Nahdliyyin punya hak politik untuk menyalurkan aspirasinya. Pemilu 2024 memberikan gambaran bahwa Nahdlatul Ulama juga menjadi faktor kunci dalam politik Indonesia," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya