Kata Nabil, Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, dengan jelas mengatakan bahwa secara organisasi, NU hanya fokus pada pemberdayaan ummat, tidak mengurus politik praktis. Ini kerangka dan norma yang sangat penting yang sudah digariskan oleh Kiai Yahya, untuk menegaskan fokus NU.
"Namun, secara personal, masing-masing warga Nahdliyyin punya hak politik untuk menyalurkan aspirasinya. Pemilu 2024 memberikan gambaran bahwa Nahdlatul Ulama juga menjadi faktor kunci dalam politik Indonesia," pungkasnya.
(Awaludin)