JAKARTA – Sebelum tewas mengenaskan, Mega Suryani Dewi, ibu muda yang dibunuh suami di depan kedua anaknya yang masih balita, kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Mega tewas digorok sang suami, Nando (25) di kontrakan di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sebelum peristiwa tragis itu, Mega pernah mencurahkan isi hatinya di akun TikTok miliknya. Dalam rekaman video tersebut, ada suara tangisan Mega di depan pintu. Dan, kemudian juga terlihat lubang kunci pintu yang sudah rusak.Dalam unggahan videonya mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan dari suami. Semaleman tidak bisa tidur karena diancam mau dibunuh suami sendiri. Tidak bisa tidur karena kamarku kuncinya udah rusak“, tulis Mega.
Unggahan tangkapan layar Instagram Story Mega diunggah ulang akun TikTok @jingga_violet. Dalam unggahan tersebut, Mega mengungkapkan bahwa hubungannya dengan sang suami sering memiliki banyak masalah, dan sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Mega menceritakan pada suatu malam ia menjadi korban KDRT dari suami dan ibu mertuanya. Akibat tak tahan dengan perlakuan sang suami, Mega berhasil kabur ke rumah orang tuanya pada pukul 3 dini hari dengan menumpang pada ojek online.
“Run, jam 3 pagi dari mama mertua dan suami yang habis hajar aku abis-abisan. Aku sudah seperti tahanan tidak boleh kabur dari kontrakan. Makasih abang gojek udah mau nolong aku biarpun tidak sempet pake sendal,” tulis Mega.
Pada saat kabur, Mega hanya berhasil kabur seorang diri sedangkan kedua anaknya bersama dengan sang suami di rumah kontrakan.
Usai kejadian tersebut, pada Agustus 2023 Mega diduga sempat melaporkan ke pihak kepolisian kejadian KDRT yang ia alami dan mengajukan gugatan cerai. Mega pun kembali mengunggah foto laporan kepolisian dan menulis bahwa hidupnya telah hancur.
Selanjutnya, pada September 2023 Mega kembali cekcok dengan sang suami. Bahkan, Mega dikurung di rumah kontrakannya sebelum tewas.
Mega tewas di kontrakannya dan disaksikan oleh kedua anaknya yang masih balita. Polisi pun sudah mengamankan suami korban dan saat ini telah ditahan.
(Fahmi Firdaus )