Hitam Putih Gunung Wijil Klaten, dari Ngalap Berkah hingga Pesugihan

Saeful Efendi, Jurnalis
Sabtu 16 September 2023 08:04 WIB
Lokasi makam di Gunung Wijil. (Foto: Saeful Efendi)
Share :

“Kalau untuk wisata religi, ada tempat-tempat untuk berziarah. Ada tiga titik yang memang terpandang yang biasanya untuk melakukan ritual atau sekadar ziarah,” sambungnya.

Di kompleks ini dikenal ada dua lokasi dengan julukan golongan putih dan hitam. Golongan hitam adalah lokasi luar kompleks makam yang masih satu bukit dengan gua pesugihan yang terkenal sebagai lokasi buto ijo sebagai media pesugihan. Jaraknya kurang lebih 500 meter dari kompleks makam.

Batu yang berbentuk mirip buaya atau dalam bahasa Jawa watu boyo, konon sebagai kontak gaib dengan makhluk pesugihan salah satunya buto ijo saat bulan purnama.

Menurut mitos pintu gua bisa terbuka sendiri dan bagi yang bisa melihat dari sisi gaib lokasinya gua ini mirip sebuah keraton yang indah.

Buto ijo sendiri berbentuk besar dan berkulit hijau serta memiliki taring gigi yang besar dan mata merah serta melotot. Mitosnya orang yang berani melakukan ritual di tempat ini harus berani mengikat kontrak gaib dengan tumbal tertentu seperti nyawa atau hal penting lainnya, demi keinginan cepat kaya.

Namun yang datang ke lokasi gua ini untuk ritual umumnya mereka membawa pemandu ritual pesugihan sendiri yang dipercaya karena lokasi ini tidak ada juru kuncinya. Mereka pun melakukan ritual dengan perjanjian dengan penunggu buto ijo dengan membawa sesaji mulai kemenyan dan kembang tiga rupa.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya