Dubes Lyudmila juga mengeluhkan standar ganda Barat dalam melihat kudeta yang terjadi di berbagai negara di dunia, mencontohkan sikap berbeda yang ditunjukkan Amerika Serikat (AS) dalam kudeta di Ukraina pada 2014 dan kudeta di Afrika baru-baru ini.
“Ada kudeta di Kyiv pada 2014 dan itu sangat didukung, bahkan dipersiapkan oleh AS dan Eropa, mereka baik-baik saja dengan (kudeta) itu, mengatakannya sangat demokratik. Saat di negara Afrika rakyat tidak mendukung pemerintahnya, maka posisi Barat berbeda,” kata Lyudmila.
(Rahman Asmardika)