Berapa Kali Presiden Soekarno Masuk Penjara?

Clarissa Andarini, Jurnalis
Selasa 26 September 2023 15:08 WIB
Share :

JAKARTA - Dikenal sebagai bapak pendiri bangsa, pada masa perjuangan Soekarno nyatanya pernah masuk penjara beberapa kali. Tepatnya berapa kali Presiden Soekarno masuk penjara?

Soekarno merupakan presiden pertama Republik Indonesia. Di Sepanjang hidupnya beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki jiwa patriotisme yang tinggi, pantang menyerah, dan tidak takut dalam melawan penjajah.

Soekarno kerap dianggap menjadi ancaman bagi kaum penjajah belanda, sehingga dirinya kerap dijadikan tahanan politik dan diasingkan hingga sering kali berpindah ke beberapa tempat perasingan.

Setidaknya sepanjang hidupnya Presiden Soekarno pernah masuk penjara dan diasingkan sebanyak 7 kali, di tempat-tempat yang berbeda. Berikut pembahasan lebih lengkap tentang penjara yang pernah disinggahi Soekarno.

Lapas Banceuy

Penjara yang terletak di Kota Bandung ini identik dengan penangkapan pertama Soekarno saat beraktivitas di PNI dan dituduh ingin menggulingkan pemerintahan belanda. Dirinya ditangkap di Yogyakarta pada tahun 1929 bersama tiga orang temannya Maskoen, Soepriadi Nata, dan Gatot Mangkoepradja.

Setidaknya Soekarno mendekam di lapas Banceuy selama 8 bulan, di sel nomor 5 berukuran 1,5 x 2,5 meter berisi kasur lipat dan toilet non-permanen. Kehidupan Soekarno di dalam sel dihabiskan untuk menyusun pledoi berupa tulisan yang ditujukan untuk pergerakan Indonesia merdeka, yang berjudul Indonesia Menggugat.

Lapas Sukamiskin

Lapas sukamiskin menjadi penjara kedua yang dihuni oleh Soekarno. Penjara ini awalnya dibangun pada tahun 1918, yang berfungsi untuk menahan kaum intelektual yang melakukan kejahatan akibat bertentangan dengan pemimpin Belanda.

Alasan Soekarno ditahan dalam penjara akibat konflik politik yang dianggap bertentangan dan akan membahayakan pemerintahan Belanda. Saat di sukamiskin Soekarno ditempatkan di sel 233 yang terletak di atas tangga besi di lantai 2, dengan panjang sel 15 ubin dan lebar 12 ubin.

Kehidupan Soekarno di dalam penjara suka miskin yang dihabiskan selama 2 tahun merupakan masa-masa yang cukup berat, karena dirinya dilarang melakukan komunikasi dengan dunia luar. Berbagai cara dilakukan oleh Inggit istri Soekarno mulai dari mengirim pesan melalui cangkang telur hingga pesan tersembunyi pada buku agama.

Hingga akhirnya Soekarno dibebaskan pada Desember 1931, dan melalui penjara ini menjadi saksi bisu lahirnya buku Indonesia Menggugat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya