Sudah banyak perjalanan pahit selama menjalin hubungan rumah tangga dengan Soekarno sebab Inggit sering ditinggal hilir mudik masuk penjara. Ketika Soekarno diasingkan ke Ende kemudian ke Bengkulu dan beberapa tempat tahanan politik, Inggit dengan kesetiaannya selalu menemani Soekarno.
Namun, pernikahan Soekarno dan Inggit harus ditimpa godaan ketika Soekarno diasingkan ke Bengkulu. Di sana, Soekarno menjadi guru dan bertemu dengan Fatmawati yang merupakan anak dari Ketua Muhammadiyah setempat Hassan Din.
Dari situlah benih cinta kepada Fatmawati mulai tumbuh dan ia ingin menikahinya. Pada tahun 1942 Soekarno bebas dan meminta izin kepada Inggit untuk menikahi Fatmawati. Permintaan tersebut lantas ditolak mentah-mentah oleh Inggit. Inggit tidak bersedia dimadu oleh Soekarno. Akhirnya, Soekarno dan Inggit memutuskan untuk bercerai.
(Fahmi Firdaus )