Rais Aam PBNU: Efek Disrupsi, Pemegang Amanah Akan Kalah dengan Para Pendusta

Awaludin, Jurnalis
Minggu 08 Oktober 2023 19:44 WIB
Foto: dok ist
Share :

SURABAYA - Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, sangat kuatir akan dampak negatif dari masa-masa penuh disrupsi yang kini melanda masyarakat. Demikian negatifnya masa penuh ketakmenentuan itu, hingga sebagian masyarakat lebih percaya kepada para pendusta dibanding kepada pemegang amanat.

Masa penuh disrupsi, kata Kiai Mif--sapaan Pengasuh Pondok Pesantren Miftachussunah, Kedungtarukan, Surabaya itu, dipenuhi dengan kesamaran antara yang benar (haq) dengan yang batil. Seorang pembohong bisa lebih dipercaya, lanjut Kiai Mif, tapi yang berkata jujur justru tidak dipercaya.

"Zaman disrupsi menjadikan sahibul amanah (orang yang bisa dipercaya, justru kalah dengan para pembohong. Umat Islam, terutama kaum santri, harus bisa mengekang, mengendalikan diri, zaman disrupsi itu dengan mengedepankan akhlak. Akhlak menjadi pijakan kita bermasyarakat di tengah zaman yang terus berubah," kata Kiai Mif dalam keterangannya, Minggu (8/10/2023).

Rais Aam PBNU mengungkapkan, hal itu saat membuka "Ngaji Revolusi Mental", digelar PBNU kerja sama Kemenko PMK, di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Kedungtarukan Surabaya. Ngaji ini mengangkat sejumlah tema Revolusi Mental terkait nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia, seperti gotong royong, etos kerja dan integritas kepribadian.

Tampil sebagai narasumber ; Dr Andre Notohamijoyo, SSos MSM, Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan, Kemenko PMK, KH Nurul Yakin Ishaq Katib Syuriyah, Prof Dr M Mukri, Ketua PBNU, KH M Ma'ruf Khozin, Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur. Para moderator adalah Riadi Ngasiran dan Khudori Faraby.

Dalam sambutannya, Ketua Penyelenggara PBNU, H Choirul Sholeh Rasyid, menjelaskan kegiatan "Ngaji Revolusi Mental" merupakan perwujudan kerjasama PBNU dengan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. "Kegiatan ini rangkainnya diadakan di pesantren-pesantren dan madrasah-madrasah," tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya