JAKARTA- Mengulik dari mana Hamas mendapatkan senjata yang membuat serang udara pada Israel. Lantaran Hamas yang merupakan organisasi militan Palestina berbasis di Gaza yang memimpin serangan tersebut dengan persenjetaan yang lengkap.
Lantas dari mana Hamas mendapatkan senjata? Melansir Washingtonpost Iran dikabarkan menjadi negara yang memasok senjata untuk Hamas. Hal itu diungkapkan oleh pejbat Intilegen untuk wilayah Negara Timur.
" Serangan tersebut mencerminkan ambisi Teheran selama bertahun-tahun untuk mengepung Israel dengan legiun pejuang paramiliter yang dipersenjatai dengan sistem senjata yang semakin canggih dan mampu menyerang jauh di dalam wilayah negara Yahudi tersebut," kata pejabat Intiligen tersebut.
Aplagai, Iran menyuplai senjata berupa roket Fajr-3 dan Fajr-5. Sementara negara Suriah juga menyupai roket ledak mematikan bernama roket M302.
Dengan begitu tidak heran bila tentara Hamas dapat mengencarkan serangan udara dan berhasil menjebol pertahanan Israel. Sebab Hamas sendiri telah meluncurkan ribuan roket dalam waktu singkat untuk memporak-porandakan Israel.
Namun ada beredar kabar bahwa Rusia telah mentransfer senjata buatan Barat yang direbut di Ukraina untuk diberikan kepada organisasi ekstremis Hamas. Hal ini dikatakan oleh salah satu Intilijen Militer di Ukraina.
Lalu juga dikabarkan suplai senjata kelompok Hamas ternyata didapat dari beberapa negara di luar negeri, seperti Qatar dan Kuwait yaitu dengan memberi kucuran dana dan mendonator semua pemberontakan perang.
Sedangkan, Mesir ternyata juga berperan dalam membantu Hamas untuk melakukan serangan dinegara Israel dengan menyelundupkan beberapa senjata.
Hal itu diketahui sejak era Presiden Mesir Muhammad Mursi yang merupakan sekutu Hamas pada saat itu. Namun jejaknya itu kian tercium dan Presiden tersebut lantas digulingkan pada tahun 2013.
(RIN)
(Rani Hardjanti)