Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMPN 43 Jakarta, Muzaenah menyampaikan bahwa dalam mengatasi tawuran, telah dibentuk Satgas yang terdiri dari para guru, TU dan karyawan sekolah yang bertugas setelah selesai jam sekolah.
"Tim Satgas akan berkeliling di sekitar Mampang Prapatan untuk mencari para siswa yang masih kumpul-kumpul tanpa alasan yang jelas kemudian membubarkan supaya dapat kembali ke rumah masing-masing," kata Muzaenah.
Dalam kesempatan ini Kapolsek, guru dan para siswa SMPN 43 Jakarta berinisiatif untuk mendeklarasikan anti tawuran dan perundungan dengan menandatangani papan deklarasi dengan harapan para siswa berkomitmen untuk tidak terlibat tawuran.
Kapolsek juga mengucapkan selamat atas prestasi yang telah dicapai siswa SMPN 43 yakni juara dalam lomba pencak silat tingkat nasional dengan mengalungkan medali kepada para siswa yang berprestasi.
(Awaludin)