SIDOARJO - Keluarga Wiwik Winarti, korban tindakan kurang terpuji oleh tetangganya di Sidoarjo, Jawa Timur menempuh banyak cara melalui pengadilan hingga memasang kutipan ayat Alquran di tembok rumah.
Dengan upaya tersebut, pihak korban berharap bisa hidup tenang tanpa ada teror dari Masriah, si pembuang tinja. Sedangkan sampai saat ini, Masriah telah dilaporkan ke Satpol PP oleh kuasa hukum Wiwik.
Teror yang dilakukan Masriah dengan membuang sampah di jalanan dekat rumah Wiwik Winarti, warga Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo memang masih saja dilakukan. Meski, Masriah sempat dihukum satu bulan karena membuang kotoran tinja ke rumah tetangganya, Wiwik.
Bahkan, dalam aksi terbarunya Masriah juga berjoget di depan kamera pengawas dan seolah-olah mengejek keluarga Wiwik.
Kondisi tersebut membuat keluarga korban Wiwik melakukan berbagai upaya agar tindakan Masriah bisa berhenti, seperti menempuh jalur hukum hingga meminta pertolongan Allah SWT. Seperti dengan memasang kutipan ayat suci Alquran di tembok rumah Wiwik.
Anaknya Wiwik, Wike mengungkapkan, hal ini dilakukan agar Masriah bisa sadar jika tindakannya salah dan keliru. Sehingga tidak mengulang tindakan yang merugikan orang lain.
Namun, harapan untuk hidup tenang keluarga Wiwik pupus. Pasalnya, Masriah tetap saja melakukan aksi yang kurang terpuji.
Kini, keluarga Wiwik telah melaporkan Masriah ke Satpol PP terkait aksinya yang terekam CCTV pengawas. Hingga saat ini, belum diketahui pasti kapan waktu Masriah dipanggil Satpol PP.
(Arief Setyadi )