Pangeran Diponegoro Pernah Sembunyi di Goa Selarong, Ini Kisahnya

Clarissa Andarini, Jurnalis
Senin 23 Oktober 2023 16:01 WIB
Goa Selarong, yang pernah dijadikan tempat persembunyian oleh Pangeran Diponegoro (Foto : iNews)
Share :

SOSOK Pangeran Diponegoro merupakan salah satu pahlawan nasional yang sangat dihormati dan dihargai dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Beliau merupakan putra dari Sri Sultan Hamengkubowoono III.

Dikenal sebagai sosok pemimpin yang tidak kenal takut, dan menjunjung tinggi nilai keadilan dari penindasan yang dilakukan oleh penjajah Belanda pada kala itu, membuat hidup Pangeran Diponegoro penuh dalam pelarian dari kejaran penjajah Belanda yang ingin menangkapnya.

Artikel berikut akan membahas dibalik tempat persembunyian Pangeran Diponegoro dari kejaran penjajah Belanda:

Peperangan pertama yang melibatkan Pangeran Diponegoro disebabkan oleh penyalahgunaan penyewaan lahan yang dilakukan secara semena-mena oleh penjajah asing, dimana hal tersebut mengakibatkan penderitaan dari para petani lokal.

Akibat sikap semena-mena dari penjajah asing, membuat Pangeran Diponegoro geram. Sehingga melakukan sebuah perlawanan yang dilakukan dengan cara membatalkan pajak yang digunakan kepada petani yang berada di Tegalrejo.

Perlawanan yang dilakukan oleh Pangeran Diponegoro membuat Belanda khawatir, hingga muncul sebuah perintah untuk menangkap Pangeran Diponegoro pada 20 Juli 1825. Beruntungnya keluarga dan pasukan Pangeran Diponegoro berhasil kabur dan bergerak untuk menyelamatkan diri, karena pasukan penjajah juga telah merusak dan membakar kediamannya.

Hingga sampailah di sebuah perbukitan yang terletak sejauh 5 Km dari Kota Bantul. Di wilayah tersebut terdapat suatu goa yang dinamakan sebagai Goa Selarong. Di goa ini lah Pangeran beserta pasukannya mengatur sebuah strategi untuk melawan pasukan Belanda secara bergerilya, dan menjadikan tempat ini sebagai markas besar pasukannya.

Setidaknya Pangeran Diponegoro beserta pasukannya mendiami goa ini dari tahun 1825-1830. Jika melihat lebih dalam struktur dari goa ini terbagi kedalam dua goa utama, yaitu Goa Putri di sebelah timur yang berfungsi sebagai tempat istirahat istri dari Pangeran Diponegoro, yaitu RA Ayu Ratnaningsih. Dan Goa Kakung di sebelah barat, yang digunakan sebagai tempat istirahat pangeran.

Interior Goa Selarong ini kemudian dibangun oleh Pangeran Diponegoro dan pengikutnya, dimana sebenarnya goa ini memiliki ukuran yang cukup kecil dengan kedalaman 1,5 meter, dan memiliki lebar 2 meter. Namun diperluas hingga dbangun beberapa ruangan yang difungsikan sebagai tempat pertemuan. Bahkan di dalam goa ini terdapat air terjun dan kolam yang dapat digunakan sebagai tempat untuk membersihkan diri.

Goa ini menjadi saksi bisu perjuangan Pangeran Diponegoro selama 5 tahun lamanya sebelum dirinya menyerahkan diri kepada pasukan Belanda, dengan syarat membebaskan pasukannya. Setelah menyerahkan diri, akhirnya ia ditangkap dan diasingkan di Manado, Sulawesi Utara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya