Mengapa China mendukung Palestina?

Salsabila Fitirah Puteri, Jurnalis
Selasa 24 Oktober 2023 17:56 WIB
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas menghadiri acara penandatanganan di Aula Besar Rakyat, Beijing, China, 14 Juni 2023. (Foto: Reuters)
Share :

BEIJING - Ketika berbicara tentang dukungan internasional terhadap perjuangan Palestina, China telah menjadi salah satu negara yang berperan aktif dalam mendukung hak kemerdekaan dan perjuangan rakyat Palestina.

China telah lama menjadi penyokong Palestina, dan alasan di balik dukungan ini tidak lepas dari hubungan sejarah dan politik. Hubungan bilateral antara Tiongkok dan Palestina telah terjalin dalam jangka waktu yang panjang, yang berawal sejak awal Perang Dingin.

Pada masa pemerintahan Mao Zedong, kebijakan luar negeri Tiongkok didasarkan pada dukungan terhadap gerakan pembebasan nasional di Dunia Ketiga, termasuk dukungan yang diberikan kepada Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Pada periode ini, Tiongkok memberikan dukungan kepada Fatah dan kelompok militan lainnya seperti Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan Front Demokratis untuk Pembebasan Palestina (DFLP).

Setelah masa pemerintahan Mao, Tiongkok tetap mendukung PLO dalam forum-forum internasional, meskipun dukungan terhadap kelompok militan tidak lagi diberikan. Tiongkok secara resmi mengakui Negara Palestina sejak tahun 1988. Sejak 1992, Tiongkok juga menjalin hubungan diplomatik formal dengan Israel dan menjaga hubungan yang baik dengan kedua entitas tersebut.

Pemimpin Palestina, yakni Yasser Arafat dan Mahmoud Abbas, telah secara resmi mengunjungi China, dan hubungan antara kedua negara tersebut dianggap positif. Tiongkok tidak mengklasifikasikan Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, sebagai organisasi teroris. Secara resmi, Tiongkok mendukung pembentukan "negara Palestina yang berdaulat dan merdeka" berdasarkan perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

China sendiri telah mengalami sejarah kelam untuk memperjuangkan kemerdekaan, memiliki prinsip anti-kolonialisme dan anti-imperialisme yang kuat. Hal ini membuat China berempati dengan perjuangan Palestina dalam mencapai kemerdekaan dari pendudukan asing. China telah mendukung upaya diplomasi internasional yang mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina dan penarikan Israel dari wilayah yang diduduki.

Beberapa analis dari negara Barat mengamati bahwa kerja sama antara Tiongkok dan Palestina mungkin merupakan bagian dari strategi Tiongkok untuk meredakan kritik yang datang dari negara-negara Muslim terkait dengan isu pelanggaran hak minoritas Muslim di Tiongkok, terutama di wilayah Xinjiang, yang melibatkan kelompok Uyghur.

Dilansir dari beberapa sumber, Tiongkok, melalui utusan khususnya untuk Timur Tengah, menyatakan kesiapannya untuk melakukan segala yang bisa mendukung upaya dialog, mencapai gencatan senjata, dan memulihkan perdamaian dalam situasi konflik yang semakin meruncing di Gaza. Hal ini dilaporkan oleh media pemerintah Tiongkok.

“Tiongkok percaya bahwa kekerasan bukanlah cara untuk menyelesaikan masalah dan menanggapi kekerasan dengan kekerasan hanya akan mengarah pada lingkaran setan balas dendam,” kata Zhai Jun, seorang diplomat veteran China.

Zhai juga mengatakan “Tiongkok percaya bahwa kekerasan bukanlah cara untuk menyelesaikan masalah dan menanggapi kekerasan dengan kekerasan hanya akan mengarah pada lingkaran setan balas dendam”. Pernyataan ini menandakan bahwa Tiongkok mengutuk tindakan kekerasan yang terjadi.

Dia mengungkapkan bahwa China telah dan akan terus memberikan bantuan darurat kepada penduduk Palestina melalui PBB dan jalur-jalur komunikasi bilateral dengan tujuan membantu mengatasi krisis kemanusiaan, dikutip dari media pemerintah.

Dukungan China terhadap Palestina ini mencerminkan kombinasi prinsip-prinsip politik dan hubungan sejarah. Ini adalah bagian dari upaya China untuk berperan aktif dalam isu-isu internasional dan mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam mencapai kemerdekaan dan kedamaian di Timur Tengah.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya