Ini Alasan KSAD TNI Diganti oleh Presiden Joko Widodo

Cahyo Yulianto, Jurnalis
Rabu 25 Oktober 2023 14:40 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA- Mengulik alasan KSAD TNI diganti yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Sebagai informasi, Presiden resmi mengganti Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman.

Adapun Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) atau wakil Jenderal Dudung, yakni Letjen Agus Subiyanto sebagai KSAD yang baru. Pelantikan pun telah digelar pada hari ini, Rabu, 25 Oktober 2023 di Istana Negara, Jakarta.

Lantas apa alasan KSAD TNI diganti? Lantaran, Jenderal Dudung Abdurachman harus menyudahi jabatannya sebagai KSAD lantaran dirinya akan segera memasuki masa pensiun pada pertengahan bulan November 2023 mendatang.

Sebagaimana telah diketahui, sesuai dengan pasal 53 Undang-Undang nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, disebutkan bahwa setiap prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun bagi perwira, dan 53 (lima puluh tiga ) tahun bagi bintara dan tamtama.

Itu artinya, tepat pada tanggal 19 November 2023 nanti, Jenderal Dudung Abdurachman akan mulai memasuki masa pensiunnya.

Jenderal TNI Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M lahir di Bandung, Jawa Barat pada 19 November 1965. Jenderal Ddung merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 dan pernah mengemban berbagai jabatan di satuan TNI.

Diantaranya, jabatan yang pernah diemban oleh Jenderal Dudung adalah sebagai berikut.

Komandan Rindam II/Sriwijaya pada 2011-2012

Wakil Gubernur Akademi Militer 2015-2016

Wakil Asisten Teritorial Kasad pada 2017-2018

Gubernur Akademi Militer pada 2018-2020

Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta ke-34 pada 2020-2021

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ke-42

Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 17 November 2021 hingga 25 Oktober 2023

Selain karena prestasi dan jabatannya, Jenderal Dudung juga pernah menjadi buah bibir karena aksinya pemberaninya. Tepatnya pada 2020 lalu, Jenderal Dudung menjadi sorotan karena mencopot baliho besar bergambar pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Kendati akan segera memasuki masa pensiun, Jenderal Dudung dikabarkan tetap siap sedia apabila diberi tugas baru oleh Presiden Joko Widodo.

Demikianlah ulasan singkat terkait alasan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman diganti.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya